Atletik di Eropa Track and Field, di Jerman Leicht Athletik, dan dan Belanda memakai kata Athletiek


Istilah “Atletik” berasal dari Yunani yaitu Athlon atau Athlum yang artinya “perlombaan atau pertandingan”. Akhir-akhir ini atletik lebih populer dengan istilah Track and Field yang dianut dari negara-negara Eropa, seperti Amerika dan Asia namun negara Jerman lebih dekenal dengan kata Leicht Athletik dan Belanda memakai kata Athletiek. Atletik merupakan aktivitas jasmani yang dilakukan dengan gerakan-gerakan dinamis dan harmonis. Secara garis besar nomor-nomor dalam atletik dibagi menjadi tiga nomor perlombaan diantaranya sebagai berikut: 1) Nomor Lari dan jalan, 2) Nomor Lompat yang tertdiri dari; Lompat jauh, Lompat tinggi, Lompat jangkit, Lompat tinggi galah, 3) Nomor Lempar yang terdiri dari; Tolak peluru, Lempar cakram, Lontar martil, Lempar lembing. Atletik merupakan salah satu unsur Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, terdapat komponenkomponen pendidikan keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani serta pembinaan hidup sehat dan pengembangan jasmani, mental, sosial, dan emosional yang serasi, selaras, dan seimbang. Oleh karena itu, pendidikan atletik di sekolah lebih mengutamakan pada hal-hal berikut; 

  1. Pemenuhan minat untuk bergerak 
  2. Merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta perkembangan gerak 
  3. Memelihara dan meningkatkan kesehatan serta kesegaran jasmani 
  4. Membantu merhabilitasi kelainan gerak pada usia dini 
  5. Menghindari kebosanan 
  6. Membantu dan menanamkan rasa disiplin, kerja sama, kejujuran, mengenal peraturan dan noram-noram lainnya 
  7. Menangkal pengaruh buruk yang datangnya dari luar (negatif)
Atletik di Eropa Track and Field, di Jerman Leicht Athletik, dan dan Belanda memakai kata Athletiek