4 Komponen Penting Dalam Permainan Sepakbola

Permainan sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang populer di dunia, disenangi dan digemari banyak orang tua, muda, anakanak, laki-laki bahkan wanita. Sepakbola tergolong dalam permainan invasi. Sepakbola benar benar tergolong dalam permainan beregu, walaupun keahlian individu dapat digunakan dalam saat-saat tertentu (Joseph A Luxbacher, 2011: 11). Sedangkan menurut Sucipto (2000: 7) berpendapat bahwa sepakbola merupakan permainan beregu, masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain, dan salah satunya penjaga gawang. Permainan ini hampir seluruhnya dimainkan dengan menggunakan tungkai, kecuali penjaga gawang yang dibolehkan menggunakan lengannya di daerah tendangan hukumannya. Berdasarkan definisi yang telah dikemukakan maka dapat disimpulkan bahwa permainan sepakbola merupakan permainan beregu yang menggunakan bola sepak antar kelompok atau regu yang berlawanan. Masing-masing regu sebelas orang atau disesuaikan dan dimainkan dalam waktu 2 X 45 menit. 

4 Komponen Penting Dalam Permainan Sepakbola

Menurut Timo Scheneuman (2005: 11) ada empat komponen yang saling melengkapi dalam permainan sepakbola, yaitu:
  1. Fisik, pemain yang kuat dan ulet akan memberikan keuntungan yang besar untuk tim. Sebaliknya seorang pemain yang kelelahan harus berjuang sangat berat untuk menjaga konsentrasinya dan cenderung melakukan banyak kesalahan.
  2. Teknik, semua pemain di dalam tim diharuskan memiliki kemampuan individu yang sesuai dengan posisi masing-masing. Sebagai contoh, seorang pemain tengah tentu memiliki teknik dan keahlian yang berbeda dengan seorang pemain di posisi bek luar. 
  3. Taktik, bagian ini menolong pemain agar menyatu dengan tim. Tujuannya adalah untuk menghasilkan pemain yang cerdas, mampu beradaptasi dalam situasi yang berganti-ganti dalam pertandinganpertandingan yang dihadapi. 
  4. Jiwa Kebersamaan (Psychososial)Mental, manusia sering dipengaruhi oleh emosinya. Pelatih harus bisa melatih pemain untuk menggunakan emosi-emosi ini untuk keuntungan mereka dan mengarahkan emosi mereka menjadi sebuah kekuatan dan bukan kelemahan bagi mereka.